Di setiap malamku, aku selalu menyempatkan untuk berdoa pada Tuhanku. Aku memohon padanya agar membiarkanmu selalu bersamaku. Aku berdoa agar kamu tak pernah meninggalkanku.
Di setiap sujudku, aku selalu menyebut namamu di sela-sela aku berdoa pada Tuhanku. Agar kamu selalu ada dalam lindunganNya, agar kamu selalu baik-baik saja. Karena aku tak tau bagaimana nanti hidupku jika kamu tak lagi ada.
Disetiap malam aku selalu berharap agar genggaman tanganmu tak pernah kau lepaskan dan juga kehangatanmu tak berubah membuatku kedinginan. Aku berharap canda tawa yang kita bagi bersama tak akan berubah menjadi deraian air mata.
Pada Tuhan aku memohon agar tak ada hati lain selain hatiku yang kau simpan. Tak boleh ada perempuan lain lagi yang kau perjuangkan. Karena jika itu terjadi mungkin saja hatiku tak lagi dapat terobati dan jiwaku perlahan mati.
Aku ingin tetap seperti ini, menikmati hari-hari dengan pertengkaran kecil dan tawa yang tak henti-henti. Lagi dan lagi menciptakan memori untuk dikenang dikemudian hari.
Aku memohon agar sampai nanti, kita menua dan mati, kau dan aku akan tetap seperti ini.
Minggu, 18 November 2018
Minggu, 06 Agustus 2017
dinirosyana
Perkenalkan aku adalah wanita penyuka senja. Suka sekali
membaca buku, mendengarkan kisah orang, dan sangat hobi bercerita. Penikmat kopi,
aroma susu, tapi tidak untuk meminumnya. Menyukai warna biru, abu-abu, dan
hitam. Menyukai mendung, juga aroma tanah sehabis hujan. Diam-diam sering
meminta pelangi. Ingin menjadi penulis. Masih berkeinginan menjadi mata-mata. Kemarilah,
singgahlah sebentar, lama pun taka pa. mari kita bicara dengan segala hal yang
kau sukai. Aku akan menyimak cerita hidupmu. Atau kau tertarik mendengar kisah
persahabatanku?
Taman nasional ujung kulon, jawa barat
2015
Langganan:
Postingan (Atom)



